BERBAGI

Batam, temberang.co.id – Tanjungriau Fisherism dinilai layak menjadi lokasi agrowisata dan akan menjadi daya tarik baru bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara berkunjung ke Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau.

“Tadi ada sebuah persentase yang menarik mengenai kawasan seluas 116 hektar yang sangat potensial untuk dikembangkan menuju dalam agrowisata,” kata Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, di Batam, Senin.

Moeldoko mengatakan Tanjungriau Fisherism harus dikelola dengan baik sehingga nantinya dapat menjadi objek wisata baru.

Propellerads

Namun lanjut Moeldoko yang harus diperhatikan dalam membangun agrowisata adalah kondisi tanah, ketersedian air, budaya dan prilaku petaninya, sehingga kawasan Tanjungriau Fishersim nantinya menjadi kawasan yang wajib disambangi para wisawatan saat berkunjung ke Kota Batam.

“Pengelolaan yang baik terutama dari sisi perencanaan sudah sangat baik dan itu akan bagus ke depannya,” kata Moeldoko.

Dengan adanya aktivitas agrowisata di Tanjungriau Fisherism kata Moeldoko, diharapkan dapat menahan para wisatawan yang awalnya hanya ingin berkunjung ke Kota Batam dua hari, dapat menambah waktu tinggalnya menjadi lebih lama.

“Saya pikir harus ada entertain yang lain dan beda karena pendatang (wisawatan mancanegara) terutama anak-anak dari Singapura tidak pernah melihat atau memberi makan kambing dan itu akan menjadi new destination,” kata dia.

Ia menambahkan masyarakat ibukota Jakarta saat ini bingung ketika memutuskan lokasi liburan dan Bali menjadi satu-satunya alternatif agar mereka dapat menghilangkan penat.

Dulu lanjut Moeldoko, Kota Batam pernah dan memiliki nilai sebagai destinasi yang menarik bagi wisatawan. Sayangnya hal itu kata dia tidak berlangsung lama karena akhir-akhir sudah tidak ada lagi lokasi wisata yang menarik di Kota Batam.

“Sehingga perlu penyegaran dan ada hal-hal yang menarik yang tidak hanya dari sisi ekonomi saja tapi ada prospek lain yang harus dibangkitkan,” kata Moeldoko.

Sebelumnya Deputi 4 BP Batam, Mayjen TNI Eko Budi Soepriyanto, mengatakan di Tanjungriau Fisherism nantinya akan dibangun labirin sebagai salah satu atraksi untuk para pengunjung.

Selain itu, kata Eko, ada beberapa atraksi lain yang ditawarkan di lokasi wisata tersebut yaitu kolam refleksi, kolam menangkap ikan, kolam perang bantal, area pancing anak-anak, mini wall climbing dan lapak sayur serta buah.

“Nanti juga ada souvenir khas agro dan perikanan, festival ikan hias, aneka perlombaan anak-anak dan lainnya,” jelas Eko.

 

Sumber: kepri.antaranews.com

Advertisement
loading...