BERBAGI

Tanjungpinang adalah daerah yang sangat strategis. Berbatasan langsung dengan negara tetangga menjadikan Tanjungpinang banyak dipenuhi oleh barang-barang impor, salah satunya adalah sex toys.

Berbagai macam cara yang dilakukan para pebisnis nakal untuk memasarkan barang-barangnya secara ilegal ke Tanjungpinang, salah satunya yakni memasarkan mainan pembangkit gairah hubungan intim (sex toys) melalui jalur perdagangan Toko Online.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan ada modus baru dalam penyelundupan sex toys tersebut barang ilegal tidak lagi dikirimkan melalui pelabuhan tapi dikirim oleh online shop di luar negeri melalui kiriman pos atau Perusahaan Jasa Titipan. Mantan pejabat Bank Dunia ini menjelaskan, nilai barang ilegal yang masuk ke Indonesia saat ini memang belum terlalu besar yakni Rp 138 juta dari 6.033 item yang berhasil didapatkan pihaknya.

Propellerads

Namun hal ini membuktikan betapa bahayanya dampak negatif yang akan ditimbulkan dilihat dari sisi sosial. Ada 6.033 item yang nilainya Rp 138 juta Nilainya tidak besar pada toko online, namun dampaknya luar biasa. Dalam kesempatan yang sama, Bea Cukai juga memusnahkan 28.787 botol minuman keras (miras) serta 510 batang cerutu dan 3,32 juta batang rokok ilegal.

Sekadar informasi selain mengamankan mainan pembangkit gairah hubungan intim di toko online. Pihaknya bersama para penegak hukum telah memusnahkan minuman keras serta rokok dan obat-obatan ilegal yang berpotensi merugikan negara Rp 12,15 miliar.

Sumber : tanjungpinangos.co.id

Advertisement
loading...